Tindik Lidah : Keren Tapi Mempunyai Segudang Penyakit


Tindik lidah sendiri masih merupakam salah satu tren dari dulu hingga kini. Memang, tindakan tersebut membuat penampilan serasa keren, unik, serta menarik perhatian. Tapi di balik itu semua, tindik di lidah turut mendatangkan efek jangka panjang dan tentu merugikan kesehatan.

Perlu diketahui dan digaris bawahi, alat tindik digunakan di lidah memiliki ukuran lebih panjang serta besar daripada tindikan jenis lainnya. Hal ini membuat perilaku tindik lidah memberikan risiko kesehatan antara lain sebagai berikut :


1. Komplikasi saat prosedur penindikan


Yang paling umum terjadi ialah kerusakan pada pembuluh darah lidah, perdarahan, kerusakan saraf lidah, mati rasa, bahkan infeksi di jaringan sekitar lidah. Pada komplikasi perdarahan hebat, pasien bisa kehilangan kesadaran alias pingsan.

Selain itu, komplikasi saat prosedur penindikan pula dapat meningkatkan risiko terjadinya penularan penyakit infeksi. Beberapa penyakit tersebut termasuk adalah HIV, hepatitis B, C, D serta infeksi Human Papillomavirus (HPV).

2. Komplikasi setelah penindikan


Logikamya saja, komplikasi paling terasa sesaat setelah melakukan tindik lidah adanya rasa nyeri. Rasa nyeri tersebut terasa baik saat ditindik maupun ketika tindikan tersenggol gigi atau langit-langit mulut.

Pada beberapa kasus, lidah ditindik mengalami pembengkakan akibat infeksi. Parahnya, luka terbentuk akibat kejadian tersebut sangat sulit sembuh.

Tidak berhenti hanya dari situ saja, tindik lidah pun menyebabkan penurunan jumlah air ludah. Keadaan ini menyebabkan proses berbicara serta mencegap mengalami gangguan, serta peningkatan risiko gusi terluka. Bahkan beberapa penelitian pernah melaporkan jika tindik lidah dapat menyebabkan terjadinya hematoma, ialah penumpukan darah di suatu organ (lidah atau lainnya) akibat rusaknya pembuluh darah.

3. Komplikasi jangka panjang tindik lidah


Mungkin efek jangka panjang nya akan terjadi munculnya reaksi alergi. Ini karna benda asing berbahan logam menempel di lidah dalam waktu lama bahkan melepaskan sejumlah ion dari dalam tubuh.

Tindik lidah diketahui juga membawa dampak buruk bagi gigi serta gusi. Bagian gigi sering berkontak dengan tindikan bisa terbentuk celah, bahkan sampai mengakibatkan bergesernya gigi. Kebiasaan menggigit atau melakukan gerakan seperti mengunyah pada tindikan dapat menyebabkan gigi yang tadinya sehat menjadi terkikis.

Tak hanya itu, posisi gusi menghadap lidah juga dapat mengalami penurunan. Semakin lama tindikan tertanam di permukaan lidah, maka penurunan gusi terjadi akan makin besar. Risiko jangka panjang lainnya kemungkinan tertelannya tindikan tersebut, sebagian atau seluruhnya.

Mengetahui jika melakukan tindik lidah memiliki banyak dampak buruk seperti hal di atas, anda sebaiknya berpikir ulang sebelum akhirnya melakukan tindakan ini. Kalau memang sudah sangat ingin memiliki tindikan lidah, sebaiknya cari operator telah bersertifikasi serta menggunakan peralatan steril didalam studio steril pula. 
Walaupun kini sudah ada jenis tindikan terbaru memakai bahan lebih lembut berasal dari material plastik lebih lentur, namun komplikasi seperti perdarahan, infeksi atau bahkan gangguan bicara tetap mungkin terjadi. Semoga hal ini bisa bermanfaat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Masukkan Komentar di bawah