Mahasiswa dan Dosen Sama-sama rasakan


Terkadang kita sebagai mahasiswa sering mengeluh terhadap sikap dosen dan tidak mau mengerti dan hanya mencemooh yang padahal dosen dan kita sama-sama merasakannya.
berikut kutipan nya...

Dosen oh dosen…
Kalo mahasiswa sakit hati kalo dosennya nggak dateng, dosen juga sakit hati kalo mahasiswanya suka bolos.
Kalo mahasiswa dongkol dosennya dateng telat, dosen juga dongkol kalo mahasiswanya dateng telat.
Kalo mahasiswa ngomel karena diusir karena telat, dosen juga bisa ngomel kalau udah dibela-belain datang tepat waktu tapi nggak ada mahasiswa di kelas.
Kalo mahasiswa nggak suka ada kuliah tambahan hari Sabtu, dosen juga nggak suka ada kuliah tambahan hari Sabtu.
Kalo mahasiswa merasa kurang tidur gara-gara tugas dan ujian dari dosen, dosen juga kurang tidur gara-gara harus meriksa tugas dan ujian mahasiswa.
Kalo mahasiswa nggak suka kalo ngomong ke orang lain tapi nggak diperhatikan, dosen juga nggak suka kalo ngajar tapi mahasiswanya nggak memperhatikan.
Kalo mahasiswa seneng dosen nggak masuk karena ada proyek, dosen juga seneng karena bisa dapat tambahan penghasilan dari proyek.
Mahasiswa dan dosen sama-sama Manusia, makhluk ciptaan Tuhan yang sama-sama bisa berbuat khilaf.
Dosen juga punya keluarga yang harus dihidupi. Gaji dosen tak seberapa, makanya dosen cari penghasilan lain dari proyek. Dosen bisa saja membiarkan mahasiswanya dan bisa meluangkan waktu akhir pekan dengan keluarganya. Tapi dosen rela memberi kuliah tambahan hari Sabtu karena nggak masuk karena ada proyek, itu semata-mata demi memenuhi kebutuhan mahasiswanya untuk mencari ilmu.
Menjadi dosen itu butuh komitmen dan kesiapan jiwanya untuk mengabdi.
Nggak semua mahasiswa mau jadi dosen, namun semua mahasiswa harusnya hormat kepada dosennya, meski mahasiswa tidak begitu suka dengan dosennya.

Merenung sejenak :D

Komentar